Utang luar negeri jangka pendek Indonesia yang jatuh tempo hingga Oktober 2008 mencapai US$ 22 miliar. Sedangkan jumlah utang luar negeri yang ditarik swasta (bank dan nonbank) sepanjang tahun ini sekitar US$ 40 miliar.
”Selain debt to reserve ratio (rasio utang terhadap cadangan devisa), rata-rata nilai rasio utang Indonesia cukup rendah dibanding negara lain,” ujar Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda S Goeltom menjelaskan
Menurut Miranda, rasio utang terhadap cadangan devisa Indonesia masih tinggi akibat penurunan cadangan devisa yang tidak diimbangi dengan pengurangan jumlah utang. ”Tapi untuk debt to export ratio dan debt to GDP ratio, Indonesia relatif masih baik,” tutur dia.
Meski jatuh tempo tahun ini, kata Miranda, tidak semua utang jangka pendek tersebut harus dibayarkan, karena mesti dilihat struktur pinjaman dan bisa diperpanjang jangka waktunya. (Okezone)
DIarsipkan di bawah: @General News | Ditandai: utang luar negeri
