PENJUALAN SUKUK RITEL DIBUKA HARI INI

Pemerintah secara resmi membuka masa penawaran Sukuk Ritel seri SR-001 Jumat (30/01) ini. Rahmat Waluyanto, Dirjen Pengelolaan Utang Departemen Keuangan (Depkeu) mengemukakan, setiap individu dapat melakukan pembelian surat utang syariah tersebut melalui 13 agen penjual yang telah ditunjuk pemerintah. “Minimum pemesanan pembelian adalah Rp5 juta, dengan kelipatan tersebut juga tanpa ada batasan maksimum pembelian, kita tujukan untuk setiap individu warga negara Indonesia,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Depkeu di Jakarta.

Ia menjelaskan, pemesanan pembelian dapat dilakukan pada setiap hari kerja mulai 30 Januari-20 Februari 2009. “Pemesanan pembelian dapat dilakukan melalui agen penjual yang telah kami tunjuk, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan,” ujarnya. Untuk masa penjatahan ditetapkan pada 23 Februari 2009, dan penyelesaian transaksi (settlement), ditentukan pada 25 Januari 2009. “Pada 26 Februari, sukuk ritel ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Rosinu, Direktur Trimegah Securities mengatakan, potensi pasar dari penjualan sukuk ritel negara bisa mencapai Rp4-5 triliun. “Saya mewakili seluruh agen penjual, optimis bisa mencapai penjualan sukuk ritel ini antara Rp4-5 triliun, kita lihat potensi pasarnya seperti itu,” ujarnya. Sedangkan, Direktur Pembiayaan Syariah Depkeu, Dahlan Siamat mengemukakan, pemerintah tetap fleksibel menetapkan target tersebut dan mempunyai angka sendiri yang tidak bisa diumumkan. “Kita punya target sendiri, tapi angkanya tidak bisa kami disebutkan,” kata Dahlan.

Sebanyak 13 agen yang ditunjuk untuk melakukan penjualan sukuk tersebut adalah Bank Mandiri, Danareksa Sekuritas, Bank Syariah Mandiri, BNI securities, CIMB-GK Securities Indonesia, Citibank N.A, HSBC, Reliance Sekuritas, Trimegah Securities, Andalan Artha Advisindo Sekuritas, Anugerah Securindo Indah, Bahana Securities, dan Bank Internasional Indonesia (BII). (Irawan-Stockwatch)

Tinggalkan Balasan